Monday, November 2, 2009

Menulis Daneldram


 

Aku tak ingat, tapi yang pasti aku sudah memulai menulis novel yang idenya muncul ketika aku selesai membaca buku fantasi pertama seumur hidupku: Harry Potter. Aku membaca buku 1 sampai 6 milik pacarku. Sedangkan buku 7, aku baca di Gramedia. Kenapa? Ahak hak hak. Tentu aja belom ada uang untuk membelinya. Mahal banget.

Lalu aku ingin menulis sebuah cerita fantasi juga. Aku mengutak-atik komputer beberapa bulan yang lalu dan menuliskan ceritanya secara garis besar. Kuberikan judul aneh: Daneldram. Ini sebuah anagram dari kata Dreamland. Ahak hak hak. Tokoh utamanya ada empat orang. Dua pasang gitu. Masing-masing masih berumur 14an. Mereka ini akan berpetualang mencari Daneldram yang misterius keberadaannya.

Sampai sekarang aku baru mengetik sampai bab V. Di sela-sela menulis Daneldram, aku menggambar karakternya dalam bentuk kartun. Yah, biar fresh aja idenya. Malahan, akhir-akhir ini aku sedang semangat membuatkan lagu, seperti soundtrack untuk mengiringi Daneldram. Sudah ada dua judul: Menuju Daneldram dan Pune. Judul terakhir agak maksain siy, karena Pune adalah nama salah satu tokoh utama pencari Daneldram itu. Ahak hak hak.

Rencana siy ada, aku mau nyelesain Daneldram pertengahan Februari 2010. Wuiihh, sebentar lagi itu. Musti rajin ngetik niy. Secara sekarang dah punya laptop, jadi bisa ngetik tanpa numpang di komputer orang lain. Ahak hak hak.

Harapan siy, semoga bisa diterbitkan dan banyak yang baca. Hehehe. Amiiinn. Hampir lupa pulak bilang amin. Ahak hak hak. Itu aja deh buat hari ini. Met pagi semuana...


 

Chris

0 comments: